Subuh Penuh Ilmu Ustadz Zuhri Ajak Jamaah dalam Kebaikan dan Sunnah

SHARE

Palangka Raya, Ahad 27 Juli 2025-Suasana pagi di Masjid Darul Arqom, lingkungan Perguruan Muhammadiyah Palangka Raya tampak khidmat. Setelah melaksanakan sholat Subuh berjamaah, jamaah mendapat siraman rohani dari Ustadz Zuhri, yang menyampaikan ceramah penuh hikmah dan pengingat akan pentingnya saling mengingatkan dalam kebaikan dan bagaimana melaksanakan ketentuan dan sunnah-sunnah islam melaksanakan shalat Jumat.

Dalam pembukaan ceramahnya, Ustadz Zuhri mengajak seluruh jamaah untuk merenungi makna QS. Al-‘Ashr, bahwa manusia sungguh dalam kerugian, kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.

"Jamaah sekalian, kita semua ini adalah hamba-hamba pilihan. Tidak semua orang diberikan nikmat untuk bisa terjaga di waktu Subuh dan melangkah ke rumah Allah ini. Maka syukurilah, dan jadikan ini sebagai momentum untuk terus memperbaiki diri dan mengajak orang lain kepada kebaikan,"ujar beliau.

Ceramah kemudian dilanjutkan dengan penjelasan seputar adab dan tuntunan dalam pelaksanaan ibadah, khususnya yang berkaitan dengan hari Jumat. Ustadz Zuhri menukil sejumlah hadis Rasulullah SAW, di antaranya tentang bacaan surat dalam sholat Jumat.

"Rasulullah SAW biasa membaca surat-surat panjang saat sholat Idul Fitri, Idul Adha, dan juga dalam sholat Jumat. Namun jika dibaca surat yang tidak panjang pun tidak mengapa. Karena hukum membaca ayat Al-Qur’an setelah Al-Fatihah adalah sunnah, bukan rukun," jelasnya.

Beliau juga mengingatkan tentang larangan berbicara saat khutbah Jumat berlangsung. Berdasarkan hadis, jika seseorang mengajak bicara saat khutbah, maka yang diajak bicara tidak boleh menanggapi, karena wajib untuk diam dan menyimak khutbah.

Selain itu, Ustadz Zuhri mengingatkan pentingnya merapatkan dan mengisi shaf-shaf yang kosong dalam sholat berjamaah, karena hal itu merupakan bagian dari kesempurnaan sholat.

Beliau menjelaskan adab-adab saat Jumat: "mandi sebelum berangkat, datang lebih awal, mengisi shaf terdepan, dan shalat sunnah sekemampuannya sebelum khutbah dimulai," ungkap beliau.

Tak lupa beliau mengingatkan keutamaan hari Jumat, sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa siapa yang melaksanakan ibadah Jumat dengan sempurna, maka dosanya diampuni dari Jumat sebelumnya hingga Jumat berikutnya.

Mengakhiri ceramah, Ustadz Zuhri menyampaikan tentang etika dalam melakukan sholat sunnah. Beliau mengingatkan agar tidak langsung menyambung sholat sunnah secara berturut-turut tanpa jeda, tetapi dianjurkan untuk berzikir sejenak atau berpindah tempat.

Dengan penuh kelembutan dan ketegasan, Ustadz Zuhri berhasil memberikan nasihat yang membekas di hati jamaah, termasuk berhadir jamaah dari pengajian PWA kalteng: ibu Agustinawati Umaternate, Sri Mulyanti, Muslimah, Lilik Kholisatin, Hj. Yulia, dll. Usai ceramah.(ms)